Fenomena Misterius yang Bikin Heli AS Jatuh di Afghanistan

Tuesday, November 18, 2014
Posted by adiet cranzie
Tag :

Sejarah Baru Terukir, Pendaratan Pertama di Permukaan Komet Berhasil

Wednesday, November 12, 2014
Posted by adiet cranzie
Tag :
ESAWahana Philae dipotret oleh wahana antariksa Rosetta selama pendaratannya menuju komet 67P/CG pada rabu 

Sejarah baru terukir. Untuk pertama kalinya, manusia berhasil mendaratkan wahana antariksanya di permukaan komet.

Rabu (12/11/2014) malam pukul 23.03, robot pendarat Philae milik Badan Antariksa Eropa yang dikirim bersama wahana antariksa Rosetta tahun 2004 (ESA) berhasil mendarat di komet targetnya, 67P/Churyumov-Gerasimenko, tepatnya di situs yang dinamai Agilkia.

"Ini adalah langkah besar bagi peradaban manusia," kata Direktur Jenderal ESA, Jacques Dordain, seperti dikutip AP, Rabu.

Pendaratan berhasil dilakukan setelah Philae mengarungi 7 jam perjalanan penuh risiko. Rabu pukul 16.03, Rosetta melepaskan Philae. Manuver Rosetta sebelum pelepasan penting. Salah perhitungan, pendaratan bisa gagal.

Sekitar satu jam setelah pelepasan, staf pengontrol misi di Darmstadt mengambil foto Philae dengan kamera pada wahana antariksa Rosetta.

Proses pendaratan Philae penuh tantangan. Komet 67P/CG sendiri bergerak dengan kecepatan 18 km per detik. Pendaratan harus penuh perhitungan. Tantangan lain, permukaan komet lunak dan tak rata membuat Philae berpotensi terlempar dan terguling saat mendarat.

Namun, semua hambatan berhasil diatasi. Philae berhasil mendarat di permukaan komet berjarak 510 juta kilometer dari Bumi itu dengan selamat.

Kurang lebih setengah jam setelah wahana sebesar mesin cuci itu mendarat di permukaan 67P/CG, unit pengontrol misi di Darmstatdt menerima sinyal keberhasilan misi. Semua staf menyambut bahagia.

"Kita telah ada di permukaan komet," seru salah satu staf unit pengontrol beberapa saat setelah konfirmasi pendaratan.

Kamis (13/11/2014) sekitar pukul 01.00 WIB, ESA merilis citra komet yang diambil Philae selama proses pendaratannya, saat wahana itu berada pada ketinggian 3,2 kilometer dari permukaan komet selebar 4 kilometer itu.

Analisis data telemetri yang kemudian dilakukan ESA mengungkap bahwa Philae sempat memantul saat pendaratan. 

Alat semacam bor pada Philae yang berfungsi melekatkannya dengan permukaan komet sempat gagal berfungsi. Untungnya, Philae tak terguling. Setelah memantul, Philae akhirnya berhasil mendarat.

"Hari ini kita tidak hanya mendarat sekali, mungkin dua kali," kata Stephen Ulamac dari ESA.

Seusai mendarat, Philae bakal melakukan sejumlah misi penelitian. Misi ini bakal membantu menguak komposisi komet. Berbasis pada teori bahwa air dan kehidupan mungkin berasal dari komet, riset ini bakal membantu menguak asal-usul kehidupan itu sendiri.

Rosetta dan Philae diluncurkan ESA dengan biaya 1,6 miliar dollar AS pada tahun 2004. Kedua wahana sampai di orbit 67P/CG pada Agustus 2014.

Sumber : Kompas.com

LEGENDA KAPAL TITANIC DAN FENOMENA GAIB

Monday, November 10, 2014
Posted by adiet cranzie
Legenda Kapal Titanic Dan Fenomena Gaib

MyMisteri Leony Li - Pada tanggal 15 April 2012 menandai satu abad tragedi tenggelamnya kapal pesiar legendaris, RMS Titanic. Seluruh dunia mengadakan berbagai acara peringatan untuk menghormati kapal mewah ini, dari sini pula hal mistik dimulai seputar kisah Titanic. Berikut ini yang saya ambil dari Yahoo.

Kisah di rumah duka

Paskatragedi Titanic, tim penyelamat menemukan 328 korban tewas dan membawa tubuh mereka ke Rumah Duka Snow & Co di Halifax, Nova Scotia. Menurut Encompass Magazine, rumah duka tersebut kini menjadi restoran Five Fisherman dan katrol yang digunakan untuk menggerek mayat Titanic ke gedung ini hingga saat ini masih menggantung di langit-langit restoran ini.

Kejadian aneh seperti gelas melayang dari rak atau peralatan makan jatuh sendiri ke lantai merupakan kejadian biasa yang sering terjadi di restoran ini.

Misteri akuarium

Pada 2008, Atlanta Constitution Journal menerbitkan sebuah cerita mengenai Akuarium Georgia setelah pameran "Titanic Aquatic" dipamerkan di sana. Beberapa pegawai sukarelawan melaporkan adanya penampakan-penampakan aneh di pameran yang menampilkan ratusan artefak Titanic. Setelah diselidiki paranormal, ternyata benar memang pameran ini ada penunggunya.

Diikuti korban Titanic

Pada 1990an, seorang warga San Francisco bernama Jaime Rodriguez mengklaim bahwa dia dihantui. Rodriguez kemudian menemukan bahwa apartemen yang dia tempati sebelumnya dihuni oleh penumpang yang selamat dari tragedi Titanic, Dr Henry Washington Dodge.

Dr Dodge selamat setelah menelusup ke perahu penyelamat yang seharusnya dipersiapkan hanya untuk anak-anak dan wanita. Meski selamat, setelah tragedi itu ia dicaci publik dan menghadapi banyak tuntutan hukum. Karena depresi, Dr Dodge bunuh diri di apartemen tersebut pada 1919 dan menghantui penghuninya hingga kini.

Legenda sosialita Titanic

Sosialita legendaris, Margaret "Molly" Brown yang turut dalam pelayaran Titanic, selamat dalam tragedi tersebut. Namun rumahnya di Denver, Amerika Serikat, menjadi salah satu tempat paling berhantu di wilayah tersebut.

Beberapa penampakan kerap terlihat di rumah tersebut, termasuk penampakan Molly dan suaminya, James Joseph Brown, yang juga tidak tewas dalam tragedi Titanic.

Rumah sang kapten kapal

Rumah Kapten Titanic, Edward John Smith di Inggris juga dikabarkan berhantu. Secara misterius, rumah ini pernah mengalami banjir tiba-tiba, udara dingin yang menyeruak aneh, serta beberapa 


Sumber : http://www.mymisteri.com/

7 Fakta Perlu Diketahui Tentang Fenomena Supermoon

Saturday, November 1, 2014
Posted by adiet cranzie
Headline

Berikut tujuh fakta yang perlu diketahui tentang Supermoon:

1. Tidak akan menghancurkan Bumi

Meskipun dipercayai terkait dengan bencana dan kiamat oleh sebagian orang, Supermoon pada kenyataannya tidak akan menghancurkan Bumi.

Supermoon terjadi ketika bulan berada pada titik di orbit yang terdekat dengan bumi. NASA menyebut fenomena ini normal karena bulan tetap berada pada elips orbit, dan tidak akan membuat keluarnya orbit Bumi.

2.Tidak akan menyebabkan bencana

Selama terjadinya fenomena ini, matahari, Bumi dan bulan berdiri sejajar. Daya gravitasi yang dilemparkan dari bulan dan matahari ke Bumi pada saat pensejajaran itu akan menyebabkan pasang surutnya permukaan air laut di Bumi.

Inilah yang membuat sejumlah orang percaya bahwa ada hubungan antara fenomena Supermoon dan terjadinya bencana. Namun ternyata peningkatan air pasangnya tidak signifikan.

Menurut NASA, pasang atau naiknya permukaan air laut selama fenomena supermoon adalah hanya beberapa inci dari kondisi normal.

3. Tidak akan berpengaruh terhadap perilaku manusia

Ada mitos bahwa fenomena ini dapat menyebabkan manusia menjadi gila atau bertingkah laku aneh. Namun tidak demikian adanya. Penelitian menunjukkan bahwa fenomena bulan penuh apapun tidak akan mempengaruhi perilaku manusia.

Bulan purnama dan Supermoon tidak akan membuat gangguan kejiwaan, peristiwa pembunuhan atau kejahatan lainnya.

4. Jarak bumi dan bulan di tiap Supermoon dapat berbeda

Periode perigee antara Bumi dan bulan dapat bervariasi sebanyak diameter bumi. Rata-rata, jarak bulan dengan Bumi sekitar 30 diameter bumi.

Gravitasi dari matahari adalah yang menyebabkan Bumi dan bulan tertarik ke dalam kesejajaran yang lebih dekat, ini menyebabkan variasi pada orbit.

5. Supermoon pada musim dingin adalah yang terbesar

Bumi berada paling dekat dengan matahari pada bulan Desember setiap tahun, ini berarti gravitasi dari bintang akan menarik bulan lebih dekat menuju Bumi. Karena efek inilah Supermoon terbesar terjadi pada musim dingin.

6. Supermoon akan terus menjadi lebih kecil dari sebelumnya

Supermoon di masa depan disebut akan menjadi lebih kecil karena bulan perlahan-lahan akan terdorong dari orbit Bumi, bergerak sekitar 3,8 centimeter dari Bumi setiap tahun.

Ilmuwan menduga bahwa pada fenomena Supermoon pertama yang terjadi, jarak awal bulan dengan Bumi berada pada sekitar 22.530 kilometer, sangat dekat, tetapi saat ini pada Supermoon yang telah kesekian kali, jaraknya sudah menjauh sekitar 384.402 kilometer.

7. Supermoon terjadi tiap setahun sekali

Fenomena ini terjadi satu kali tiap tahunnya dan dapat dilihat dari wilayah belahan utara dan selatan. Fenomena Supermoon berikutnya akan terjadi pada Agustus 2014.

Sumber : http://teknologi.inilah.com/

10 Fenomena Antariksa Paling Misterius

Thursday, October 30, 2014
Posted by adiet cranzie
1. Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun. Credit: F. Summers/C. Mihos/L. Hemquist
tabrakan_galaksi
2. Quasar
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979. Credit: NASA-MSFC.
quasar
3. Materi Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini. Credit: Andrey Kravtsov.
dark_matter
4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini. Credit: Henze/NASA.
gravitasi_waves
5. Energi Vakum
Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta. Credit: NASA-JSC-ES&IA.
energi_vakum
6. Mini Black Hole
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda. Credit: NASA-MSFC.
mini_blackhole
7. Neutrino
Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan
yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.Credit: Jeff Miller/NSF/U. of Wisconsin-Madison.
neutrino
8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi. Credit: ESO.
exoplanet
9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius). Credit: NASA/WMAP Science Team.
radiasi_kosmik
10. Antimateri
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.Credit: Penn State U. /NASA-MSFC.
antimatter
Melihat berbagai fenomena tersebut, mengingatkan kita betapa micro sebenarnya keberadaan kita dalam alam semesta ini.
Sumber : http://muslimdaily.net/
asteroid-131011c.jpg

Skenario kiamat muncul dan tenggelam, tak terhitung banyaknya. Dari ramalan Suku Maya, planet yang konon bernama Nibiru, perang nuklir, asteroid raksasa yang menabrak Bumi. Sejauh ini tak terbukti. 

Tapi ada satu prediksi akhir dunia yang masih membebani pikiran para astronom lebih dari setengah abad. 

Ilmuwan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) selama ini terus mengawasi asteroid yang diberi nama 1950 DA. Yang diperkirakan berpotensi menabrak planet manusia pada 16 Maret 2880.

Asteroid tersebut memiliki diameter dua per tiga mil, atau sekitar 1 kilometer lebih. Ia bergerak dengan kecepatan 15 km per detik. Ia diperkirakan bisa jatuh di Samudera Atlantik dengan kecepatan 38 ribu mil per jam atau 61 ribu kilometer per jam. 

Seperti dimuat Daily Mail, 11 Oktober 2013, jika sampai membentur Bumi, daya ledak 1950 DA setara dengan 44.800 megaton TNT. 

Meski kemungkinan tabrakan relatif kecil, hanya 0,3 persen, namun kalau sampai terjadi, risikonya 50 persen lebih besar dari dampak tabrakan asteroid lain. 

Selama sejarah panjang keberadaan Bumi, asteroid dengan ukuran seperti itu sudah beberapa kali menabrak Bumi. Misalnya asteroid yang mengakibatkan kepunahan massal di era Cretaceous/Tertiary (KT) yang membuat dinosaurus punah. 

Ditemukan 23 Februari 1950

Asteroid 1950 DA ditemukan pada 23 Februari 1950. Kala itu, ia teramati selama 17 hari sebelum akhirnya menghilang selama setengah abad. 

Lalu, sebuah obyek yang ditemukan pada 31 Desember 2000 ternyata adalah 1950 DA yang telah lama raib. Penampakan di malam tahun baru itu tepat 200 tahun setelah penemuan asteroid pertama, Ceres. 

Lantas diketahui, asteroid 1950 DA memiliki lintasan dekat dengan Bumi pada 16 Maret 2880. Potensi trabrakan tak boleh dikesampingkan. 

Apalagi, pengamatan optik menunjukkan asteroid itu berotasi setiap 2,1 jam, berputar tercepat kedua yang pernah diamati untuk batu angkasa seukuran itu.  

Meski demikian, para ilmuwan mengklaim, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Tak usah panik. 

Sebab, manusia masih punya waktu panjang untuk mengalihkan orbit asteroid itu. Dengan metode sederhana dengan melapisi permukaannya dengan kapur putih, misalnya. Cara itu akan mereflektifitas asteroid dan memungkinkan sinar matahari berperan mendorongnya dari jalur menuju Bumi. 

Para ilmuwan planet juga makin maju menemukan cara memperkecil risiko tabrakan asteroid. 

Mengamati pergerakan batu angkasa adalah sebuah keharusan. Sebab, ada sekitar 1.400 asteroid yang bisa melintas dekat Bumi, bukan tak mungkin mereka lolos dari pembakaran atmosfer dan menghujam planet ini.

Asteroid yang dikategorikan berpotensi mengancam adalah yang berukuran besar, setidaknya 140 meter dan melintas lebih dekat dari 75 juta kilometer. 

NASA kini mengembangkan sensor asteroid yang bisa meningkatkan kemampuan pelacakan. Instrumen sensor itu disebut Near Earth Object Camera (NEOCam). Setelah diluncurkan, teleskop yang berbasis di angkasa itu akan  diposisikan di lokasi sekitar empat kali jarak antara Bumi dan bulan.

Dari ketinggian itulah, NEOCam menjadi alat manusia untuk mengobservasi obyek dekat Bumi. Tanpa halangan awan dan cahaya matahari. Lebih akurat. 

Komitmen NASA mengawasi benda-benda yang berpotensi membahayakan Bumi dan segala kehidupan di dalamnya terlihat saat Pemerintah Amerika Serikat 'shutdown' mulai Selasa 1 Oktober 2013 pukul 00.01 waktu setempat.

Meski banyak karyawan NASA dirumahkan, badan antariksa itu tak berhenti mengawasi asteroid. "Sistem deteksi masih terus berjalan," kata Tim Spahr, Direktur Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts, beberapa waktu lalu. 

SUMBER : http://news.liputan6.com/
ufo-terlihat-131015c.jpg

Penampakan tak biasa terpantau dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang mengorbit di ketinggian sekitar 360 kilometer: awan aneh yang mengambang di atas Bumi. 

Para astronot tak ketinggalan mengabadikan fenomena yang terjadi 10 Oktober 2013 lalu, dan mengirim fotonya ke Bumi. Astronot NASA Mike Hopkins dan astronot Badan Antariksa Eropa (ESA), Luca Parmitano memajang foto awan tersebut di akun Twitter mereka. 

"Melihat sesuatu diluncurkan ke angkasa hari ini," tulis Hopkins dalam Twitternya, Kamis 10 Oktober 2013, seperti Liputan6.com kutip dari situs sains, SPACE.com, 15 Oktober 2013. "Tak yakin apa itu, tapi jejak awan yang ditimbulkannya sangat luar biasa."  

Awalnya, Hopkins tidak yakin apa gerangan yang menciptakan awan aneh yang terlihat ada di luar jendela laboratorium yang mengorbit. 

Sementara, di Rusia, sejumlah orang melaporkan dugaan penampakan UFO, dilengkapi bukti rekaman video yang menunjukkan benda mirip komet yang terbakar sedang melesat di angkasa. Ditambah foto dari ISS, maka 2 spekulasi pun muncul: UFO atau hantu. 

Namun, jawaban kemudian muncul. Melalui tweet-nya, astronot Luca Parmitano menjernihkan duduk permasalahan. 

"Peluncuran rudal terlihat dari angkasa: kejutan yang tak terduga!" tulis dia sehari kemudian.  Salah satu foto yang diambil astronot Italia 

itu menunjukkan awan putih berkelak-kelok yang ditimbulkan rudal, juga  fitur awan tipis yang terbentuk di luar angkasa setelah misil hancur .  


Dugaan sang astronot terkonfirmasi. Kala itu Strategic Rocket Forces Rusia memang meluncurkan rudal, demikian isi blog yang diposting diRussianForces.org. Misil Topol/SS-25 -- atau sebut saja Topol --diluncurkan dari  Kapustin Yar ke lokasi uji coba Sary Shagan di Kazakhstan.

"Menurut perwakilan Rocket Forces, uji coba dilakukan untuk mengonfirmasi karakteristik rudal Topol, untuk menguji sistem di lokasi uji coba Sary Shagan, dan menguji muatan tempur baru untuk rudal balistik antarbenua." 

Rusia juga melakukan tes serupa dari Kapustin Yar ke Sary Shagan pada Juni 2012. 

Sementara, analis luar angkasa NBC News, James Oberg mengatakan, di masa lalu peluncuran serupa bahkan memicu penampakan diduga UFO hingga ke Israel dan Suriah. "Jika cuaca sedang cerah, kita boleh berharap akan bisa menonton video spektakuler di YouTube atau RUTube," kata dia. Pastinya video yang diklaim UFO.

Namun, Oberg mengaku, awalnya tak memperkirakan peluncuran rudal bisa menciptakan gambaran mengerikan yang terpantau dari ISS. "Awan rudal tak simetris atau terdistribusi dengan baik," kata Oberg. 

Awan itu terlihat memiliki bentuk meski terbentuk dari partikel gas yang bergerak pada kecepatan 100.000 kaki per detik. "Awan itu terlihat karena ia menyala panas, juga andil dari sinar matahari."

Meski relatif dekat dengan ISS, rudal Topol tersebut tak akan membahayakan astronot yang ada di sana. Tak seperti puing-puing satelit yang menabrak stasiun luar angkasa, dan membuat astronot terjebak di belantara langit, seperti dalam Film 'Gravity'

Bahkan ketika rudal itu didorong hingga melebihi tinggi ISS. "Tak cukup cepat untuknya bisa sampai ke ISS dan mengakibatkan bahaya."

Sementara, astronom penulis buku 'Bad Astronomy', Phil Plait mengaku ingin bersenang-senang membayangkan awan tersebut adalah adegan yang dihapus dari 'Gravity'. Menurut dia, sah-sah saja orang berpikir awan dengan bentuk ubur-ubur dari rudal Topol terlihat amat dekat dengan ISS. 

Jadi, kasus ditutup. Jawabannya bukan UFO atau makhluk halus semacam hantu. 

Tapi bagi mereka yang gemar teori konspirasi, masih ada pernyataan yang belum terjawab. Apa yang dilakukan tiga kosmonot Rusia saat saat Topol diluncurkan? Apakah waktu peluncuran sengaja disesuaikan sehingga ketiganya bisa mengawasi performa rudal dan hulu ledaknya? Apakah itu senjata perang termutakhir Rusia? Silakan berspekulasi...

Sumber : http://news.liputan6.com/
Welcome to My Blog

Popular Post

About Me

- Copyright © Fenomena -Fenomena langka- Powered by Blogger - Designed by ADIET -